Padepokan ini terletak di Dusun Kembaran RT 04 RW 21, Kelurahan Tamantirto, Kecamatan Kasihan kabupaten Bantul lebih kurang 10 km kearah barat daya dari kota Yogyakarta atau sebelah barat Pabrik Gula Madukismo, 2 km dari desa kerajinan Kasongan dengan menempati area seluas 5.000 m2. Padepokan ini berdiri pada tanggal 2 oktober 1978 oleh seorang seniman Yogyakarta yang bernama Bagong Kussudiardja.Beliau adalah pelaku seni dan budaya yang dilakukan sejak tahun 1950-an. Maka tidak heran jika beliau kemudian mendirikan padepokan ini guna mengapresiasikan satu lembaga untuk pendidikan seni non formal. Setelah beliau wafat pada tahun 2004, sebagai kelanjutan pengelolaan padepokan seni ini, maka terbentuklah Yayasan Bagong Kussudiardja yang salah satu pengurusnya adalah Butet Kertaredjasa sebagai ketua dewan.

Awal pembuatan padepokan ini merupakan satu  impian dari beliau untuk menyediakan tempat siapa saja yang ingin untuk berkreasi seni. Keberadaan padepokan yang berada dibawah bukit sempu, dengan suasana yang tenang dan asri karena banyaknya pepohonan  serta taman yang ditata sedemikian rupa. Fasilitas lain dari padepokan ini adalah adanya ruang pertunjukkan utama dengan ukuran 12 m x 10,5 m, kemudian studio arena dan studio yang berbentuk pendopo. Masih ada ruangan lain yang mendukung yakni ruang rekaman (audio digital) ruang latihan karawitan, kantor dan ruang pertunjukkan yang mampu menampung 500 penonton serta ruang tata lampu. Sedangkan untuk keperluan akomodasi para seniman, partisipan program atau tamu di sediakan wisma dan beberapa kamar.

Padepokan ini juga sebagai studio permanent untuk 3 group kelompok seni yakni Kua Etnika, Sinten Remen, dan Teater Gandrik serta sebagai pusat latihan tari. Padepokan ini mempunyai acara rutin antara lain Jagongan wagen dan Among Sedulur. Jagongan Wagen merupakan pergelaran dan apresiasi karya seni yang diselenggarakan setiap bulannya setiap hari yang kebetulan pas jatuh pada hitungan hari jawa Wage.  Jagongan wage ini terbuka untuk umum  dan banyak ditunggu karena merupakan penyajian karya seni serta suasana keakaraban sangat terjalin. Sedangkan Among Sedulur merupakan pembelajaran dan aktivitas seni yang mengangkat serta menyertakan masyarakat sekitar dengan seniman.  Among sedulur terbagi menjadi 2 kegiatan utama yaitu Anjangsana dan Among Seni.  Anjansana merupakan pertunjukan pergelaran yang mempunyai nilai edukasi terhadap masyarakat. Sedangkan among seni merupakan kegiatan yang mengikut sertakan masyarakat dengan basis seni untuk menciptakan kreatifitas, sehingga masyarakat secara langsung dapat mengolah dan menciptakan kreativitas  seni itu sendiri.

 

How to get There :

Untuk menuju lokasi ini bisa menggunakan kendaraan umum jurusan Wates dan melewati Ringroad dari terminal Giwangan Yogyakarta dan turun di perempatan Tamantirto dan dilanjutkan dengan naik becak atau ojek hingga ke lokasi. Anda juga dapat menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat.

Hotel terdekat :

Hotel terdekat sekitar lokasi berada di sekitar Prawirotaman diantaranya Brongto Hotel atau The Grand Palace Hotel

Peta Lokasi  :


Lihat Peta Lebih Besar 

Informasi penyewaan /rental mobil dengan banyak pilihan dapat di klik disini

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian, Namun demikian pemeliharaan website ini tidaklah murah, maka apabila Anda memesan hotel silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Incoming search terms:

  • bagong kusudiarjo
  • bagong kussudiardja
  • padepokan bagong kusudiarjo
  • padepokan bagong kussudiardja kasihan bantul
  • lokasi yayasan bagong kussudiardja
  • lokasi bagong kussudiardja
  • jalur bus transjogja ke tamantirto bantul 2014
  • padepokan bagong kusudiarjo di yogyakarta merupakan tempat berlatih tari
  • padepokan bagong kusudiarjo tempat berlatih tari
  • padepokan bagong kusudiarjo tempat betlatih tari